Laboratorium Pengujian Pemanas Air Tenaga Surya

(unduh leaflet disini)

Produk PATS (Pemanas Air Tenaga Surya)/SWH (Solar Water Heater) digunakan oleh masyaraket, baik dalam dan luar negeri guna memenuhi kebutuhan air panas di rumah tangga juga sarana umum. Oleh karena harga produk PATS/SWH semakin terjangkau serta semakin tingginya kesadaran masyarakat akan penggunaan energi yang murah dan ramah lingkungan, maka kebutuhan penggunaan PATS/SWH kian meningkat. Dan di sisi lain, kebutuhan untuk menguji produk PATS/SWH pun semakin meningkat. Selain untuk keperluan peningkatan kualitas produk, juga sebagai persyaratan pemasaran produk (uji pembanding) yang idealnya terwakili oleh 1 unit yang diuji untuk setiap 100 unit yang diproduksi (Uji Petik SNI 04 – 3021 – 1992) edisi ke-1, dengan demikian konsumen akan memperoleh jaminan kualitas produk.
 
Mengapa uji mutu produk PATS/SWH perlu dilakukan?
  • Untuk memberikan jaminan kontinuitas kualitas hasil produk
  • Untuk meningkatkan kemampuan daya saing produsen dalam penyebarluasan produk, khususnya untuk pasar dalam negeri (payung regulasi SNI)
  • Untuk mengendalikan peningkatan produk SWH impor yang beredar di pasar lokal, yang dapat mematikan produk dalam negeri,
  • Sebagai jaminan keamanan dan kehandalan produk bagi masyarakat
  • Menunjang program penelitian dan pengembangan yang berkaitan dengan pembangkit listrik dan kebutuhan panas lainnya
B2TKE-BPPT memiliki fasilitas uji PATS/SWH sistem “Dynamic” yang dapat digunakan untuk mengetahui kinerja PATS/SWH dalam waktu yang relatif singkat, karena tidak terlalu dipengaruhi oleh fluktuasi curah matahari harian.
 
Apa saja yang ingin diketahui dari uji mutu PATS/SWH?
Pengujian dilakukan untuk mengetahui:
  1. Karakteristik unjuk kerja alat
  2. Ketahanan fisik alat
  3. Ketahanan beban kerja maksimal
  4. Keamanan alat
Pengujian lainnya yang dapat dilakukan (optional) adalah:
  1. Kebocoran listrik
  2. Pengujian-pengujian metode lainnya dalam rangka pengembangan desain PATS/SWH
Bagaimana metodologi dalam uji mutu PATS/SWH ?
Metode uji yang digunakan mengacu pada metode uji PATS/SWH SNI 04 – 3021 – 1992 Edisi ke-1. Pengujian PATS/SWH dilakukan pada ketinggian 60-80 m dari permukaan laut, baik dalam keadaan PATS/SWH terisi air maupun tanpa pengisian air, dengan aliran maupun tanpa aliran.

Untuk mengetahui unjuk kerja dan ketahanan alat, dilakukan pemasangan beberapa sensor pada alat dan disekitar alat dengan kondisi lingkungan. Sensor terdiri dari beberapa sensor diantaranya pengukur temperatur, yakni temperatur air, temperatur permukaan plat penyerap dan temperatur udara (ambient).

Untuk mengetahui kondisi lingkungan khususnya radiasi matahari digunakan pyranometer/solarimeter yang dipasang sesuai dengan posisi kemiringan kolektor (slope angle) sedangkan untuk mengukur laju aliran air digunakan flowmeter (low volume flow rate) dan untuk mengukur kecepatan angin digunakan cup anemometer.

Data hasil pengukuran ini dimonitor dan direkam menggunakan data logger, selanjutnya informasi hasil pengujian tersebut dievaluasi dengan bantuan komputer dan software program analisa.

Untuk mengetahui ketahanan material komponen PATS/SWH, dilakukan uji korosi menggunakan fasilitas salt spray chamber
Apa hasil dari uji mutu produk PATS/SWH?
SNI 04 – 3021 – 1992, edisi ke – 1
  1. Unjuk Kerja & Faktor Kehilangan Panas (Fraksi matahari; Temperatur Stagnasi; Efisiensi Kolektor dan Rugi-rugi Panas dari Isolator)
  2. Ketahanan dan Kehandalan serta Keamanan Fungsi Komponen (Kebocoran; Stagnasi Suhu Tinggi; Beban Kejut; Rembesan Air; Katup Pengaman; Thermostat)
  3. Ketahanan Material Komponen PATS/SWH (Korosi)
Apa keluaran dari hasil pengujian?
Keluaran dari pengujian berupa Laporan Teknis hasil rangkuman evaluasi karakteristik kerja produk PATS/SWH yang diperlukan oleh industri terkait dengan tingkat kesesuaian pemenuhan persyaratan sesuai standar SNI serta rekomendasi guna membantu pengembangan desain PATS/SWH melalui peningkatan kualitas produk dalam mencapai efisiensi optimum sehingga dapat lebih memenuhi kualitas standar SNI.