Laboratorium Pengujian Komponen dan Sistem Fotovoltaik

(unduh leaflet disini)

LPKSF (Laboratorium Pengujian Komponen Sistem Fotovoltaik) merupakan salah satu laboratorium uji yang terdapat di B2TKE yang sudah terakreditasi SNI ISO/IEC 17025:2008 LP-096-IDN.
 
Tujuan Pengukuran
Tujuan dari pengukuran dan pengujian komponen sistem fotovoltaik ini adalah untuk memeriksa kesesuaian spesifikasi teknis yang diberikan oleh manufaktur, serta untuk memberikan gambaran teknis tentang unjuk kerja komponen sistem fotovoltaik tersebut.
 
Dasar Pengukuran
Pengukuran dan pengujian komponen sistem fotovoltaik dilakukan berdasarkan prosedur yang tercantum pada Standar Nasional Indonesiayang dipublikasi oleh Badan Standardisasi Nasional.
 
Lingkup Pengujian
Lingkup pengujian dengan standar kesesuaian SNI ISO/IEC 17025:2008
  1. Pengujian Modul Fotovoltaik
  2. Pengujian Baterai Sistem PLTS
  3. Pengujian Lampu TL DC
  4. Pengujian BCR (Battery Charge Regulator)
  5. Pengujian Inverter
  6. Pengujian Sistem (Off-grid System)
Pengujian Modul Fotovoltaik
Pengukuran pengujian modul fotovoltaik yang berupa kurva karakteristik I-V dilakukan berdasarkan prosedur yang tercantum pada SNI 04-3850.2-1995 butir 6.
  • Pengujian Modul Fotovoltaik menggunakan SPI-Sun Simulator SLP 4600. Yaitu alat uji modul fotovoltaik yang fitur sumber pencahayaannya sesuai dengan spektrum matahari. Alat ini sesuai dengan “Standard Test Condition” yang digunakan untuk mengukur modul fotovoltaik (1000W/m2). Spire Simulator ini dapat menguji baik untuk modul film kristal dan modul jenis thin-film.
  • Pengukuran baterai dilakukan berdasarkan prosedur yang tercantum pada SNI 04-6392-2000 butir 8 (kapasitas nominal baterai) dan butir 9 (kemampuan siklus baterai).
  • Pengujian dan pencatatan data dilakukan secara otomatis menggunakan BITRODE LCN 25-12,LCN 50-12, LCN 100-12.
Pengujian Baterai
Pengukuran baterai dilakukan berdasarkan prosedur yang tercantum pada SNI 04-6329-2000 butir 8 (kapasitas nominal baterai) dan butir 9 (kemampuan siklus baterai).
Pengujian dan pencatatan data dilakukan secara otomatis menggunakan BITRODE LCN 25-12, LCN 50-12, LCN 100-12.
 
Pengujian Lampu
Pengujian Lampu TL DC diuji berdasarkan prosedur SNI 04-6393-2000 butir 7.9 (kemampuan siklus penyalaan dan butir 7.10 (kinerja listrik dan efikasi).
Pengujian Lampu LED berdasarkan prosedur internal pada LPKSF-B2TE 11.03.2010 dengan deskripsi prosedur pengujian sebagai berikut:
  1. Uji Pendahuluan (pre-test)
  2. Uji Fungsi (function test)
  3. Uji Rinci (detail test)
Pengujian Inverter
Pengujian Inverter diuji berdasarkan prosedur Internal PCTL-B2TE (pengujian performansi electris) dan standar IEC 61683 (Photovoltaic Systems, Power Conditioners, Procedure for Measuring Efficiency)
 
Pengujian BCR (Battery Charge Regulator)
Pengujian BCR diuji berdasarkan prosedur SNI 04-6391-2000.
  1. Butir 8.2 : Fungsi
  2. Butir 8.3.1 : Konsumsi daya tanpa beban
  3. Butir 8.3.2 : Penyambungan dan pemutusan
  4. Butir 8.3.4 : Penurunan tegangan dan efisiensi
  5. Butir 8.3.6 : Ketahanan BCR pada kapasitas maks
  6. Butir 8.3.7 : Proteksi beban lebih
  7. Butir 8.3.8 : Proteksi polaritas terbalik
  8. Butir 8.3.12 : Julat pengaturan tegangan ambang batas
Pengujian Off-grid System
Pengujian sistem PLTS dengan menggunakan metode pengujian indoor dan outdoor.
  1. Uji pendahuluan (pre-test)Uji fungsi, meliputi uji fungsi komponen (modul PV, BCR, baterai dan lampu DC).Uji kinerja sistem dilakukan dalam kondisi riil di lapangan.Evaluasi data dan analisis, untuk mendapatkan karakteristik dan kinerja sistem PLTS
Pengujian karakteristik dan kinerja sistem PLTS ini mengacu pada prosedur yang tercantum dalam prosedur/standar nasional SNI IEC 62124: 2016 Sistem Fotovoltaik Yang Berdiri Sendiri - Verifikasi Desain.