Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x
17. 06. 12
Dilihat: 1116

BOE BPPTGunungkidul (9/6), Kepala BPPT Unggul Priyanto beserta para pejabat Eselon I berkunjung ke Baron Technopark Gunungkidul untuk melakukan kegiatan audiensi dan diskusi tentang pengelolaan Baron Technopark. Kunjungan tersebut merupakan salah satu agenda kegiatan Rapat Pimpinan BPPT yang berlangsung di Balai Teknologi Infrastruktur Pelabuhan dan Dinamika Pantai (BTIPDP), Yogyakarta.

Unggul dan rombongan meninjau area tribun terbuka (Amphitheater), Technocamp, ruang control panel serta jam matahari. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pembahasan rencana pembangunan infrastruktur di Baron Technopark. Kepala Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE), Andhika Prastawa mempresentasikan capaian kegiatan yang sudah dilakukan dan rencana pengembangan Baron Technopark.

Read More: Safari Ramadhan, Kepala BPPT Kunjungi Baron Technopark
17. 06. 07
Dilihat: 1119

bbwsoBalai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPERA) melakukan pengeboran sumur bor air tanah di Kawasan Baron Technopark, Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Gunungkidul untuk memenuhi kebutuhan air bersih di kawasan Baron Technopark dan direncanakan untuk pengairan di kawasan Agropark setempat.

Pembuatan sumur bor air tanah ini memanfaatkan keberadaan aliran sungai bawah tanah yang lokasinya banyak terdapat di kawasan karst Gunungkidul. Untuk penentuan posisi tampungan air tanah dalam (aquifer) dilakukan survey lokasi dengan menggunakan GPS dan peta cekungan air tanah terbaru dari Ditjen SDA-KemenPUPERA lalu untuk penentuan kedalaman aquifier digunakan teknik Geolistrik.

Read More: BBWSSO Lakukan Pengeboran Air di Baron Technopark
17. 06. 06
Dilihat: 2050

kaliandra merah
Mendukung target nasional pengurangan emisi hingga sampai 29%, Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) melalui proyek “Wood Chips and Wood Pellets as Alternative Biomass Sources in Indonesia” melakukan pengkajian potensi penerapan co-firing pembangkit berbahan bakar batubara yang direncanakan akan berlokasi di Sulawesi Tengah.

Co-Firing merupakan proses penambahan biomassa sebagai bahan bakar pengganti parsial ke dalam boiler batubara. Pencampuran pembakaran biomass dengan batubara ini telah diuji pada semua jenis boiler yang biasa digunakan oleh pembangkit listrik. Hanya sebagian kecil dari efisiensi boiler total yang hilang setelah menyesuaikan output pembakaran dengan mencampur biomassa ke pembakaran batubara. Ini membuktikan bahwa efisiensi pembakaran biomassa terhadap kelistrikan akan meningkat bila digabungkan dengan batubara. Demonstrasi dan pengujian juga memastikan bahwa energi biomassa dapat memberikan 30% dari total energi input dengan memodifikasi feed intake system dan burner.

Read More: Dukung Target Pengurangan Emisi, B2TKE Kaji Co-Firing Pembangkit