Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x
20. 01. 18
Dilihat: 422

WhatsApp Image 2020 01 24 at 10.21.25 AMBadan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) terus berakselerasi dalam mewujudkan sistem pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Tidak hanya teknologinya saja yang menjadi kajian,tetapi juga model bisnis yang akan diterapkan.

BPPT dan Pertamina mengadakan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta pada Kamis, 16 Januari 2020. Dalam FGD itu mengundang seluruh elemen baik dari regulator maupun perusahaan otomotif dan kelistrikan untuk membahas standardisasi dan bisnis model SPKLU dan KBL.

WhatsApp Image 2020 01 24 at 10.21.24 AM 1Deputi BPPT Bidang Teknologi Informasi, Energi dan Material, Eniya Listiani Dewi menjelaskan, BPPT sedang mencari model bisnis seperti apa yang tepat untuk SPKLU. Untuk Feasability Study penempatan SPKLU dilakukan PT PLN. Sementara itu, Pertamina melihat model bisnisnya  apakah dengan sistem swap betarai atau ada yang lain, karena Pertamina berkeinginan memproduksi baterai untuk KBL.

“Pertamina selain ingin bisnis baterai, juga ingin mengarah ke bisnis SPKLU. Kelebihan dari Pertamina yaitu  telah mempunyai fasilitas tempatnya seperti SPBU yang nantinya bisa ditempatkan di sana mesin SPKLUnya,” ucap Eniya.

Read More: BPPT Semakin Serius Wujudkan SPKLU
19. 12. 23
Dilihat: 488

SPKLU Len
Bandung (23/12), BPPT terus mendorong pemanfaatan energi bersih di berbagai sektor. Salah satunya dengan melakukan percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik (KBL). Hal ini dikuatkan dengan terbitnya Perpres No. 55 Tahun 2019 pada 12 Agustus 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Untuk mewujudkan percepatan era kendaraan listrik itupun, BPPT terus melakukan kliring teknologi dengan membangun inovasi fast charging station kendaraan listrik. Atau disebut dengan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), yang menjadi infrastruktur penting, guna memfasilitasi  kendaraan listrik dalam mengisi daya.

Dikatakan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza, saat ini BPPT menggandeng industri dalam negeri, yakni PT LEN Industri (Persero) untuk meningkatkan nilai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) inovasi SPKLU.

Read More: BPPT Gandeng PT. LEN, Hadirkan Inovasi Charging Station Kendaraan Listrik di Kota Bandung
19. 11. 26
Dilihat: 404

WS Model Bisnis SPKLUSejalan dengan program percepatan kendaraan listrik nasional dan telah diterbitkannya Peraturan Presiden No.55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk transportasi jalan, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi melalui Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) gelar Workshop Model Bisnis Sistem Pengisian Kendaraan Listrik dengan tema Menuju Ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Yang Kondusif, Jakarta (25/11).

Workshop tersebut bertujuan untuk mendapatkan konsep model bisnis yang matang dan merangkum berbagai aspek dan sudut pandang berbagai pihak terkait. Adapun sasaran dari workshop ini adalah untuk mensosialisasikan gagasan dan konsep BPPT tentang Model Bisnis Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL), guna menjadi bahan rekomendasi berbagai kalangan.

Selain itu juga guna mendapatkan masukan dan pemikiran strategis yang relevan untuk menjadi basis rancangan alternatif model bisnis SPKL, dan melakukan benchmarking berbagai kemungkinan situasi penerapan SPKL.

Kepala B2TKE, Mohammad Mustofa Sarinanto menyampaikan, kendaraan bermotor listrik merupakan salah satu tren transportasi terkini yang mengubah gaya hidup kita. Setelah menunggu sekian lama sejak awal pembahasannya, kita sama-sama telah mengetahui bahwa pada 8 Agustus 2019 lalu telah diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Read More: Menuju Ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik, BPPT Sosialisasikan SPKL