Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

Kepala B2TKE Suarakan Peran B2TKE pada Forum Energi Surya Internasional

17. 05. 19
Dilihat: 1088

DAGLMD1UQAAWSge

Mengangkat tema Prospek Energi Bersih dan Pengembangan Energi Matahari yang Berkelanjutan, Kepala B2TKE, Andhika Prastawa berkesempatan menjadi narasumber pada salah satu forum energi surya internasional. Forum bertajuk The 4th International Solar Power & PV Technology Exhibition and Conference 2017  tersebut mengangkat tema "The Future of Indonesia’s Photovoltaic Energy". Berlangsung pada 17-19 Mei 2017 di JIExpo, forum ini memberikan kesempatan bagi ilmuwan, ahli dan industri untuk berbagi perkembangan terkini serta peluang dan tantangan dalam teknologi energi surya. 

"Indonesia masih bergantung 90 persen pada energi fosil, secara geografis masih terdapat daerah terpencil yang belum terlistriki, rasio elektrifikasi Indonesia saat ini baru mencapai 89 persen", ungkap Andhika pada paparannya. Untuk mengantisipasi ketergantungan terhadap energi fosil, sejak tahun 1980 BPPT telah menginisiasi penggunaan energi terbarukan, khususnya energi surya, Andhika menambahkan, peran Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) sebagai satuan kerja di BPPT juga melakukan pengujian terhadap komponen pembangkit listrik tenaga surya, yakni modul surya, baterai, kontroler, lampu dan inverter. "Selain melakukan pengujian komponen PLTS, laboratorium kami juga dapat mengujikan sistem PLTS", ujarnya.

Selain Andhika, Manajer Teknis Laboratorium Pengujian Komponen dan Sistem Fotovoltaik (LPKSF), Oo Abdul Rosyid juga hadir sebagai moderator pada kesempatan yang sama. Di bawah binaan Oo, LPKSF telah mendapatkan akreditasi SNI ISO/IEC 17025:2008 LP-096-IDN oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Tujuan dari pengukuran dan pengujian komponen sistem fotovoltaik ini adalah untuk memeriksa kesesuaian spesikasi teknis yang diberikan oleh manufaktur, serta untuk memberikan gambaran teknis tentang unjuk kerja komponen sistem fotovoltaik tersebut. Pengukuran dan pengujian komponen sistem fotovoltaik dilakukan berdasarkan prosedur yang tercantum pada Standar Nasional Indonesia yang dipublikasi oleh Badan Standardisasi Nasional.(umum)