Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

B2TE dan UNTIRTA Bahas Rencana Implementasi Kerjasama Di Bidang Ketenagalistrikan

15. 09. 10
Dilihat: 1141

untirta

Senin 7 September 2015, tim Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang terdiri atas perwakilan Balai Besar Teknologi Energi (B2TE) dan Balai Inkubator Teknologi (BIT) menerima kunjungan Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) yang diwakili oleh Ketua Jurusan Teknik Kimia, Anton Irawan; Ketua Jurusan Teknik Elektro, Suhendar; dan Ketua Jurusan Teknik Mesin, Sunandi. Kunjungan ini dilakukan atas undangan BPPT untuk membahas rencana implementasi kerjasama di bidang ketenagalistrikan sehingga dapat terjalin sinergi antara lembaga pemerintah, akademisi dan industri.

 

Bertempat di ruang rapat Kepala B2TE, rapat pembahasan tersebut dipimpin oleh Kepala B2TE, Andhika Prastawa. Rencana implementasi kerjasama ini menginduk pada Kesepakatan Bersama antara BPPT dengan Untirta yang telah ditandatangani pada 21 Agustus 2015 lalu, tentang Pengkajian dan Pemasyarakatan Teknologi dalam Upaya Mendukung Peningkatan Sumberdaya Manusia dan Pengaabdian pada Masyarakat.

Salah satu bentuk kerjasama yang akan dijalin adalah pendampingan teknis yang akan diberikan oleh B2TE kepada sumberdaya manusia pihak Untirta dengan memberikan kesempatan riset bersama dengan memanfaatkan fasilitas laboratorium yang dimiliki oleh B2TE.

Selain itu, BIT bermaksud menggandeng Untirta dalam penerapan technopreneurship, dengan tujuan membidani terlahirnya inovasi dari para sehingga menghasilkan produk atau jasa berbasis teknologi dengan adanya invensi yang diperoleh dari penelitian yang dilakukan, baik diawali dengan bentuk skripsi, thesis maupun disertasi.


Dalam paparannya, Noko Sudarisman dari BIT menyampaikan bahwa perguruan tinggi yang siap menerapkan technopreneurship harus bersedia untuk membuat pusat Inovasi sebagai gateway desain inovasi, pengembangan sumberdaya manusia, jejaring bisnis dan kases pembiayaan, serta mengadopsi kurikulum technopreneurship yang merupakan aspek budaya inovasi.

Pihak Untirta menyambut baik rencana kerjasama ini dan akan menyampaikan hasil pembahasan ke pihak manajemen Untirta untuk rencana tindaklanjutnya.