Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

Kunjungan Kerja Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala BRIN ke Baron Techno Park

21. 01. 18
Dilihat: 189

Kunjungan MenristekBRIN ke Baron 1  Pada tanggal 18 Desember 2020 Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala BRIN, Bambang PS Brodjonegoro melakukan kunjungan ke kawasan wisata edukasi energi baru terbarukan (EBT) Baron Techno Park (BTP). BTP hadir untuk masyarakat Indonesia pada tahun 2010, di mana BPPT merancang kawasan ini sebagai pusat research and development, pelatihan dan promosi, serta diseminasi teknologi pemanfaatan energi baru terbarukan berupa pembangkit listrik. Lebih spesifik, di BTP terdapat pembangkit listrik tenaga hibrida (PLTH) yang terdiri dari berbagai macam EBT di antaranya energi sinar surya, angin, serta mesin diesel. Saat ini, improvisasi PLTH BTP terus dilakukan oleh satuan kerja B2TKE BPPT yang dikoordinasikan Bidang Layanan Jasa Teknologi.

Kunjungan MenristekBRIN ke Baron 2   Kepala BPPT Hammam Riza menuturkan bahwa kawasan BTP mempunyai fungsi sebagai laboratorium lapangan pemanfaatan sumber EBT, model pengembangan kawasan mandiri energi, percontohan daerah remote yang tidak terjangaku listrik PLN, pusat pelatihan sumber daya manusia dan edukasi IPTEK, serta pusat pengembangan sistem inovasi dan inkubasi teknologi.  Lebih lanjut, kehadiran BTP diharapkan mampu mendukung Kebijakan Energi Nasional yang menargetkan pemanfaatan 23% EBT untuk rasio elektrifikasi di Indonesia pada tahun 2025 dan dapat bertransformasi menjadi kawasan yang inspiratif dimana kemajuan teknologi berkembang secara harmonis dengan kearifan budaya lokal.

     Kunjungan MenristekBRIN ke Baron 2Kawasan BTP juga memiliki potensi cukup besar yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat  Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta sebagai smart village yang mengandung tata nilai teknologi maju dan berwawasan lingkungan, memperkuat DI Yogyakarta sebagai kota pendidikan, wisata  dan budaya. Paradigma pembangunan “among tani dagang layar” dapat diaplikasikan di BTP yang terletak di lokasi wisata yang tergolong baru pada selatan Yogyakarta. Hal ini dapat merangsang terjadinya peningkatan aktifitas perekonomian di sepanjang jalan dari Bandara International Yogyakarta dengan jalur jalan lintas selatan (JJLS).

Kunjungan MenristekBRIN ke Baron 1