Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

Cegah COVID-19 di Lingkungan Kantor, B2TKE Lakukan Penyemprotan Disinfektan

20. 03. 28
Dilihat: 147

Senin (23/3), Juru bicara Pemerintah Disinfektan 620untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengumumkan total pasien positif Corona di Indonesia mencapai 579 pasien, yang telah tersebar di 22 provinsi

Kenaikan jumlah pasien yang signifikan ini juga menjadi perhatian khusus jajaran Pimpinan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Melalui Rapat Pimpinan tanggal 23 Maret, seluruh satker diminta untuk mengalokasikan anggaran dan melakukan penyemprotan disinfektan di area kantor masing-masing.

Menjalankan instruksi tersebut, Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh ruangan Gedung 620-625 PUSPIPTEK pada tanggal 28 Maret 2020. Ruang kerja, ruang rapat, lobby, laboratorium, teras gedung serta tempat-tempat umum lainnya menjadi sasaran utama penyemprotan cairan pembunuh kuman dan virus tersebut.

Disinfektan B2TKEDengan tindakan ini, diharapkan seluruh virus serta bakteri termasuk virus Corona yang sempat menempel di lantai maupun dinding Gedung energi akan mati dilibas disinfektan, sehingga Pegawai B2TKE yang tetap harus beraktivitas di area kantor dapat terhindar dari COVID-19 ini. 

Sebelumnya B2TKE juga telah melakukan tindakan pencegahan penyebaran virus Corona  yaitu penyediaan hand sanitizer di beberapa titik pada area Gedung 620-625, aplikasi thermal scanner dan thermal gun di Lobby 620 dan 625, pemberian multivitamin sebagai penambah daya tahan tubuh pegawai, penyediaan masker bagi pegawai yang masuk kerja, penayangan info grafis terkait virus Corona di videotron B2TKE, dsb.

Tindakan pencegahan lainnya akan terus diupayakan B2TKE dalam rangka menjaga kesehatan seluruh Pegawai B2TKE sehingga target dan output yang telah ditetapkan oleh BPPT dapat diselesaikan dengan optimal di tengah wabah COVID-19 ini.