Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

PLN Litbang dan B2TKE, Bahas Potensi STPP di Indonesia

18. 07. 30
Dilihat: 855

PLN LitbangFokus pada bidang solar thermal, Bidang Konversi Energi - Balai Besar Teknologi Energi (B2TKE) menerima kunjungan perwakilan PT PLN (Persero) Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan pada Senin (30/7). Dipimpin oleh Hamdan Hartono Alif, kunjungan dimaksudkan untuk melakukan diskusi tentang potensi penerapan Solar Thermal Power Plant (STPP) di Indonesia.

Hamdan tertarik dengan pengembangan riset di bidang binary cycle geothermal di PLTP Lahendong 500 kW dan Wayang Windu 100 kW yang dilakukan oleh B2TKE. "Ini (pengembangan riset PLTP binary cycle) sangat menarik, siklus prosesnya bisa digunakan untuk solar thermal power plant", ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, tim PLN Litbang juga melakukan kunjungan ke Solar Thermal Power Plant yang menggunakan binary cycle skala 2kW yang dimiliki B2TKE. PLN Litbang melihat peluang Infunde Development yang berencana mengembangkan IPP dengan Concentrating Solar Power (CSP) di Indonesia Timur.

Ada beberapa tipe CSP, yaitu dengan Parabolic Through (PT), Linear Fresnel Reflector (LFR), Central Receiver System (CRS) dan Dish Striling (DS). Hamdan mengungkapkan, "B2TKE dapat terlibat dalam melakukan studi kelayakan lokasi yang tepat untuk penempatan CSP dan PLN Litbang mengkaji aspek finansial dan perijinan". Peluang riset kedepan adalah pada siklus STPP dimana lama operasi plant bisa diatas 10 jam operasi walaupun sinar matahari telah hilang di sore hari. Sehingga cukup kompetitif apabila dibandingkan dengan PV yang beroperasi 6-8 jam. (konversi)