Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

Usung Inovasi Teknologi Fuel Cell, Prof. Eniya Raih BJ Habibie Technology Award 2018

18. 07. 10
Dilihat: 828

bjhta 2018Kedeputian Teknologi Informasi, Energi dan Material (TIEM), BPPT layak berbesar hati, pasalnya Deputi Kepala BPPT Bidang TIEM, Prof. Eniya Listiyani Dewi berhasil raih Bacharuddin Jusuf Habibie Technology Award (BJHTA) tahun 2018. Eniya juga tercatat sebagai ilmuwan wanita pertama penerima BJHTA, sejak penghargaan ini diberikan mulai 2008 lalu.

Dikutip dari laman BJHTA Award (http://award.bppt.go.id), pemberian penghargaan ditujukan untuk menjadi pendorong dan motivasi bagi pihak terkait dan pelaku invensi dan inovasi, agar dapat lebih meningkatkan karyanya dan menjadi contoh bagi setiap insan teknologi.

Selasa (10/7), penganugerahan dihelat di Auditorium BPPT Jakarta, disaksikan secara langsung oleh Bapak Teknologi Indonesia sekaligus Founding Father BPPT, BJ Habibie. Dalam sambutannya, Habibie menyampaikan Indonesia harus fokus membangun sumber daya manusia untuk menciptakan ilmuwan-ilmuwan muda generasi penerus yang memiliki daya saing tinggi dan inovatif menuju kemandirian bangsa mengembangkan teknologi. “Apabila kita ingin maju seperti bangsa lain hanya mengandalkan sumber daya alam saja, forget it,” ujar Beliau.

Sementara Kepala BPPT, Unggul Priyanto dalam kesempatan yang sama mengatakan, BJHTA adalah salah satu upaya BPPT untuk mendorong penciptaan inovasi teknologi di Indonesia. "BJHTA adalah penghargaan tertinggi kepada insan pelaku teknologi yang berjasa pada bangsa dan negara, melahirkan karya nyata teknologi dan inovasi", ungkap Unggul. "Apa yang telah dicapai oleh Saudari Eniya, tentunya merupakan bagian dari sumbangsih BPPT untuk negeri. BPPT terus berusaha untuk memberikan sumbangsih bagi kemajuan bangsa dan Negara, melalui ilmuwan yang dimiliki", tambahnya.

Prof. Eniya Listiani Dewi berhasil mengembangkan teknologi fuel cell dengan metode electron transfer, menggunakan bahan baku lokal dan dipasang pada motor, juga back up power untuk berbagai peralatan.

"Saya harap temuan EBT (Energi Baru Terbarukan) saya ini dapat lebih ekonomis. Seperti kita tahu kebijakan EBT 23% pada tahun 2025 dan saat ini baru 13%, dalam 7 tahun ini upaya apa yang bisa kita lakukan. Pemerintah perlu mendorong inovasi ini, dan dengan dibangunnya pembangkit listrik tenaga EBT merupakan bentuk concern pemerintah,” ungkap Eniya. 

Eniya juga aktif melakukan riset terkait material untuk energi baru hidrogen diantaranya adalah material polimer dan katalis untuk oksigen baterai, fuel cell, produksi biohodrogen dan elektrolisa, yang nantinya akan menunjang impiannya, untuk menciptakan Hydrogen City, dimana semua sumber daya energinya untuk kelistrikan dan transportasi berasal dari energi hidrogen. 

Hasil karya Eniya juga telah mendapatkan penghargaan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Diantaranya adalah Penghargaan sebagai Ikon Berprestasi Indonesia 2017, Wirakarya 2016, Pahlawati Riset dan Teknologi 2016, Soegeng Sarjadi Award 2014, Duta Iptek Indonesia 2012, Habibie Award 2010 Bidang Ilmu Rekayasa, Pegawai Berprestasi 2010 di BPPT, Patent Innovation (Inovasi HKI) 2010 Award (2nd) 2010, Ristek-Medco Energy Award (2nd) 2008, PII-Engineering Award, Adikara Rekayasa Engineering (2nd) 2006, Indonesia Young Best Scientist Award XII (Peneliti Muda Terbaik Indonesia Bidang Teknik  dan Rekayasa) 2004, Asia Excellence Award 2009, ASEAN Outstanding Engineering Achievement Award (1st) 2006, KOUKENKAI Award 2003, MIZUNO Award 2003.(umum)

Baca juga:

https://bppt.go.id/layanan-informasi-publik/3209-inovator-fuel-cell-raih-bj-habibie-technology-award-2018-i

https://bppt.go.id/layanan-informasi-publik/3210-inovator-fuel-cell-raih-bj-habibie-technology-award-2018-ii

https://tekno.tempo.co/read/1105480/ini-ilmuwan-perempuan-pertama-peraih-bj-habibie-technology-award

https://www.antaranews.com/berita/725490/pengembang-fuel-cell-dianugrahi-bj-habibie-award

http://indonews.id/artikel/14451/Penemu-Fuel-Cell-Raih-BJ-Habibie-Teknologi-Award-2018/

http://industri.bisnis.com/read/20180710/84/815061/ini-wanita-pertama-peraih-bj-habibie-technology-award

https://www.suara.com/tekno/2018/07/10/165739/ubah-hidrogen-jadi-listrik-eniya-listiani-raih-bj-habibie-award

https://tekno.tempo.co/read/1105472/ilmuwan-perempuan-ini-raih-bj-habibie-technology-award-2018?TeknoUtama&campaign=TeknoUtama_Click_1

https://tekno.tempo.co/read/1105480/ini-ilmuwan-perempuan-pertama-peraih-bj-habibie-technology-award

https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/ObzdD89K-eniya-wanita-pertama-peraih-bj-habibie-technology-award