Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x
19. 07. 20
Dilihat: 115

IEMS 1

     Jakarta (17/7) – BPPT resmi meluncurkan Indonesia Electric Vehicle Motor Show (IEMS) 2019 dengan tema '’Electric Vehicle for Smart Transportasi”. Acara launching yang berlangsung di Auditorium BPPT pada tanggal 17 Juli 2019 tersebut di lakukan langsung oleh Kepala BPPT bersama perwakilan dari Kemenko Maritim, Kementrian ESDM, Kementrian Perhubungan hingga Kementrian Perindustrian. BPPT sebagai lembaga Pemerintah ingin   berperan serta mendorong program percepatan kendaraan bermotor listrik (KBL), mengingat bahwa  saat ini kendaraan listrik mengalami perkembangan yang sangat pesat di dunia.

Read More: Gaungkan Kendaraan Listrik, BPPT Siap Gelar Pameran Kendaraan Listrik Terbesar Di Indonesia
19. 07. 20
Dilihat: 96

       Jakarta (17/7) – Bertempat di Auditorium BPPT Jakarta, pada tanggal 17 Juli 2019 telah diadakan diskusi terbuka yang diisi oleh perwakilan dari Kemenko Maritiman RI, Kementrian Perindustrian, Kementerian ESDM dan BPPT sebagai tuan rumah. Peraturan Presiden (Perpres) terkait Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) untuk Transportasi Jalan rencananya akan keluarkan pemerintah tahun ini dan sedang ditungu-tunggu oleh berbagai pihak.  Perpres itu mengatur kendaraan bermotor listrik berbasis baterai dan tidak termasuk kendaraan listrik jenis hybrid dan plug-in hybrid.  Salah satu pertimbangan kenapa  kendaraan  mengedepankan kendaraan  yang berbasis hanya listrik karena Indonesia memerlukan lompatan besar ke mobil listrik jika ingin udara dan  lingkungan bersih serta mendorong adanya  kemandirian industri terutama industry battery yang bahan bakunya ditengarai melimpah di Indonesia.  

Read More: Songsong Perpres Kendaraan Listrik BPPT Gelar Diskusi Nasional
19. 01. 22
Dilihat: 1587

Peresmian PLTP 10

Pemanfaatan energi tidak terlepas dari kebutuhan sehari-hari manusia, seperti listrik. Saat ini kebutuhan listrik sebagian besar masih ditopang oleh penggunaan bahan bakar fosil yang dapat habis suatu hari nanti. Hal ini menjadi alasan bagi Pemerintahan Jokowi-JK untuk mendorong pemanfaatan energi terbaharukan (renewable energy), salah satunya adalah pemanfaatan energi panas bumi atau juga disebut geothermal energy. Pusat riset ilmu bumi Jerman Geo Forschungs Zentrum (GFZ) menyerahkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong yang berkapasitas 500 kW kepada Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

"Kami atas nama pemerintah mengapresiasi setinggi-tingginya kerja sama dengan Jerman ini agar dilanjutkan terus," kata Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir di sela serah terima aset pembangkit listrik percontohan PLTP Binary Cycle 500 kW di Lapangan Panas Bumi Lahendong, Kota Tomohon, Senin (21/1).

Read More: PLTP Lahendong, Rintisan Energi Bersih untuk Indonesia