Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x
17. 10. 17
Hits: 11

Seminar Smart GridJakarta (17/10), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menandatangani Nota Kesepahaman Bersama dengan PT. PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya (DISJAYA) dan Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI).

Agenda tersebut merupakan bagian dari Seminar yang digagas oleh Kedeputian Bidang Teknologi Informasi Energi dan Mineral (TIEM)-BPPT. Deputi TIEM-BPPT, Hammam Riza, menyampaikan tujuan diselenggarakannya Seminar ini adalah untuk mempersiapkan dan membangun pemahaman tentang pentingnya Cyber Security System dalam Jaringan Cerdas.

“Melalui seminar integrasi dan diseminasi TIEM ini, kami ingin mendorong pemahaman OT (operation technology) sistem kelistrikan cerdas di satu sisi dan IT (information technology) di sisi lain. OT-IT ini diperlukan untuk mencapai ketahanan negara dalam penyediaan jaringan kelistrikan yang aman dan handal”, terang Hammam.

Read More: Cyber Security Pegang Peranan Penting dalam Sistem Pembangkit
17. 10. 04
Hits: 21

HAKELembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Himpunan Ahli Konservasi Energi (HAKE) menggandeng Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE)-BPPT sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) untuk sertifikasi profesi Auditor Energi.

Hal ini disampaikan oleh Direktur LSP HAKE, Parlindungan Marpaung pada kunjungan HAKE ke B2TKE (4/10). Dalam kesempatan tersebut, Parlindungan menyampaikan bahwa B2TKE akan ditunjuk oleh HAKE sebagai TUK Auditor Energi dengan metoda praktek pengukuran dan pengamatan parameter operasi peralatan. "Untuk itu, B2TKE harus memenuhi persyaratan teknis dan manajemen yang ditetapkan", ujar Parlindungan.

Didampingi oleh Kepala Bidang Konversi Energi B2TKE, Hariyanto, tim HAKE juga meninjau fasilitas B2TKE yang akan digunakan sebagai TUK, baik peralatan maupun ruang ujian beserta kelengkapan perangkatnya.

Read More: LSP HAKE Gandeng B2TKE Jadi Tempat Uji Kompetensi
17. 10. 01
Hits: 25

Energy Saver atau yang dikenal sebagai alat penghemat energi yang dipasang langsung pada peralatan listrik rumah tangga, beberapa tahun belakangan ini banyak dipasarkan. Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE)-BPPT, mempunyai kompetensi untuk menguji unjuk kerja dalam hal penghematan energi listrik yang dilakukan oleh Energy Saver ini melalui fasilitas uji di Laboratorium Pengujian Peralatan Listrik Rumah Tangga (PERMATA). 

"Pengujian unjuk kerjanya (Energy Saver) sudah kami lakukan sejak tahun 2002 hingga saat ini, jumlahnya cukup banyak", ungkap Sudirman Palaloi, Kepala Bidang Teknologi Kelistrikan B2TKE sekaligus manajer Teknis Laboratorium PERMATA. "Variasi produk yang telah diuji pun cukup beragam, baik 1 maupun 3 fasa", tambahnya.

Read More: Energy Saver, Benarkah Dapat Menghemat Penggunaan Energi dan Biaya Listrik?